Langsung ke konten utama

Materi Pencemaran Air untuk SMP


 PENCEMARAN AIR

Air adalah sumber daya alam yang dibutuhkan manusia. tanpa air yang bersih manusia tidak bisa minum, mandi, memasak, mencuci dan lain sebagainya.
Selain menjadi sarana kebutuhan manusia, air juga menjadi tempat makhluk hidup jenis hewan atau tanaman berkembang biak. Celakanya, di Indonesia kualitas kebersihan air semakin menurun dari tahun ke tahunnya.
Pencemaran air terjadi dimana-mana, hal ini disebabkan oleh perilaku manusia yang sering membuang sampah ke sungai ataupun perusahaan-perusahaan industri yang membuah limbah pabriknya ke aliran sungai

 Contoh pencemaran air

A.           Pengertian Pencemaran Air
Pencemaran air adalah masuknya komponen, energi atau zat tertentu ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga mengakibatkan kualitas air turun sampai tingkat terentu dan tak bisa digunakan sesuai peruntukannya.
Pencemaran air terjadi di hulu sungai, sungai, danau dan juga lautan. Sumber pencemaran air kebanyakan berasal dari sampah rumah tangga dan juga limbah pabrik yang sengaja di buang ke wilayah perairan.

B.            Ciri-ciri Air Tercemar

Berikut adalah beberapa ciri-ciri atau indikator air tercemar :

1.         Terdapat warna pada air 
Salah satu ciri dari air yang tercemar dan dapat dilihat dengan kasat mata adalah terdapat perubahan warna pada air tersebut. Air yang sehat terlihat jernih dan tidak berwarna. Ketika air yang seharusnya jernih atau tidak berwarna ini tiba- tiba berubah warna, maka hal ini menandakan bahwa air beresiko tercemar. Perubahan warna ini terjadi karena ada zat yang mencemari tersebut atau polutan. Berbagai polutan yang mencemari air dan dapat membuat perubahan pada warna air ini ada bermacam- macam, seperti limbah industri.
Contoh gambar air berubah warna akibat pencemaran

2.         Terdapat bau aneh pada air
Selain terjadi perubahan pada  warna, salah satu ciri dari air yang tercemar adalah mempunyai perubahan pada bau. Air yang sehat biasanya tidak berbau. Ketika kita menemui air yang memiliki bau maka air itu beresiko tercemar oleh zuatu zat polutan tertentu. Biasanya bau yang ditimbulkan dari air yang tercemar ini adalah bau yang aneh, menyengat, ataupun busuk. Ada banyak polutan yang menyebabkan air ini mengalami perubahan pada bau, diantaranya adalah limbah industri, pertanian, atau rumah tangga.
3.         Air mempunyai rasa
Selain warna dan bau, ada lagi ciri yang mengindikasikan air tersebut tercemar, yakni terjadi perubahan pada rasa. Air yang sehat adalah air yang tidak memiliki rasa, atau hambar. Sehingga apabila kita menemukan air yang memiliki rasa tertentu (dengan catatan bahwa air tersebut tidak sengaja ditambah dengan zat perasa), maka air tersebut dipertanyakan kemurniannya, baik rasa manis, asin, pahit dan sebagainya. Ada banyak sekali zat yang mencemari air ini sehingga mengalami perubahan rasa. Beberapa polutan yang dapat menyebabkan perubahan pada rasa air adalah limbah rumah tangga, limbah cair dari pupuk, atau limbah industri.
4.         Derajat keasaman atau pH air tidak netral
Derajat keasaman atau pH air merupakan salah satu indikator dari sehat atau tidak air. pH ini adalah derajat keasaman yang digunakan untuk menyatakan tingkat keasaman ataupun tingkat kebebasan yang ada pada suatu larutan. Air yang normal memiliki pH netral, yakni sekitar 7. Ketika air tersebut tercemar oleh suatu polutan maka air tersebut mempunyai pH yang kurang atau lebih dari pH normal, yakni berkisar antara 4 hingga 6 atau 8 atau 9. Organisme yang hidup di air lebih menyukai suhu yang mendekati netral. Sehingga apabila pH di air tersebut semakin jauh dari netral maka bisa saja mengganggu kelangsungan hidup organisme yang notabeb adalah makanan bagi ikan- ikan. Hal ini akan berakibat luas pada matinya ikan- ikan maupun binatang lain yang hidup di air tersebut.
5.         Terdapat perubahan pada suhu air
Hampir semua elemen di Bumi ini mempunyai suhu. Salah satunya adalah air. Air mempunyai suhu yang rendah apabila dibandingkan dengan suhu lingkungan. Oleh karena itulah air terasa dingin apabila kita sentuh. Pada kondisi normal, air mempunyai suhu yang lebih rendah daripada suhu lingkungan. Misal suhu pada lingkungan kita dapati sebesar 30 derajat Celcius, maka suhu air normal di lingkungan tersebut sekitar 25 sampai 27 derajat Celcius. Apabila kita menemui air yang tidak dipanaskan atau dalam kondisi normal ini mempunyai perbuhan suhu, maka hal ini mengindikasikan bahwa air bisa saja tercemar. Misalnya pada kasus air digunakan sebagai pendingin mesin di pabrik. Pada kala itu air menyerap banyak kalor dari mesin- mesin pabrik. Akibatnya, kalor yang terserap oleh air ini berjumlah banyak sehinga suhu air menjadi meningkat. Pada saat kondisi air yang tercemar banyak kalor mesin ini dibuang ke sungai, maka hal ini dapat mengganggu kehidupan tumbuhan dan binatang yang hidup di sungai tersebut. Maka dari itulah setelah air digunakan sebagai pendingin mesin, harus diolah terlebih dahulu sebelum di buang ke sungai.
6.          Kelebihan jumlah mikroorganisme
Sampah atau limbah  padat yang menjadi polutan di dalam air ini tetap diuraikan oleh mikroorganisme. Akibatnya, semakin banyak sampah maka akan semakin banyak pula mikroorganisme yang hidup di air. Mikroorganisme yang datang tersebut tidak semuanya bersifat baik, ada beberapa yang mungkin bersifat sebagai patogen, yakni pembawa penyakit. Dalam menguraikan sampah, mikroorganisme membutuhkan jumlah oksigen yang banyak. Akibatnya jumlah oksigen yang ada di perairan tersebut akan semakin sedikit. Karena oksigen yang tersedia semakin sedikit, maka akan memgganggu kelangsungan hidup ikan, binatang lainnya, serta tumbuhan yang hidup di perairan tersebut. Bahkan bisa saja karena kekurangan oksigen, binatang dan tumbuhan tersebut akan mati.
Contoh gambar kelebihan jumlah mikroorganisme

C.           Penyebab Pencemaran Air

Tercemarnya air memberikan banyak dampak merugikan bagi lingkungan, kesehatan manusia, dan berbagai makhluk hidup di bumi. Dampak pencemaran air diperlukan cara-cara yang dapat mengatasi atau menanggulangi yang dimulai dari mengenal penyebab pencemaran air. Pencemaran air adalah masuknya bahan pencerna (polutan) ke lingkungan air. Polutan dapat berasal dari limbah industri, rumah tangga, dan pertanian. Limbah cair atau air limbah merupakan air buangan yang dihasilkan dari kegiatan-kegiatan manusia, seperti kegiatan rumah tangga, industri, pertanian, peternakan, pertambanan, dan lain-lain yang dibuang ke perairan dan dapat menurunkan kualitas perairan. Saat ini pencemaran air sudah menjadi masalah global yang membutuhkan perhatian khusus. Telah dikatakan bahwa salah satu penyebab utama kematian terbanyak terjadi karena polusi air tersebut. Tercatat lebih dari 14.000 orang setiap harinya meninggal karena masalah ini. Di India saja ada sekitar 1.000 anak-anak meninggal karena penyakit Diare. Sekitar 90% dari kota-kota kecil di China menderita polusi air hingga tingkatan tertentu, dan sekitar 500 juta orang tidak memiliki akses yang aman untuk air minum. 
Berikut di bawah ini beberapa faktor yang menjadi penyebabnya :
1.        Pembuangan limbah industri ke perairan (sungai, danau, laut).
Contoh gambar pembuangan limbah industri
2.        Pembuangan limbah rumah tangga (domestik) ke sungai, seperti air cucian, air kamar mandi.
Contoh gambar pembuangan limbah rumah tangga
3.        Penggunaan pupuk dan pestisida yang berlebihan.
 Contoh gambar penggunaan pestisida berlebih

4.        Terjadinya erosi yang membawa partikel-partikel tanah ke perairan.
Gambar erosi yang menyebabkan pencemaran air

5.        Penggunaan racun dan bahan peledak dalam menangkap ikan.

Contoh gambar penangkapan ikan dengan bahan peledak

6.        Pembuangan limbah rumah sakit, limbah peternakan ke sungai.


Contoh gambar limbah rumah sakit
7.        Tumpahan minyak karena kebocoran tanker atau ledakan sumur minyak lepas pantai.


Contoh gambar tumpahan minyak akibat ledakan sumur minyak lepas

D.           Dampak dari Pencemaran Air

Berikut adalah beberapa dampak negative yang timbul akibat pencemaran air, diantaranya:
1.         Menurunkan jumlah oksigen
Air yang tercemar mengandung berbagai macam larutan yang akan menghalangi sinar matahari (baca: lapisan matahari) masuk ke dalam air tersebut. Hal ini akan berakibat tumbuhan- tumbuhan air kesulitan melakukan proses fotosintesis. Fotosintesis pada tumbuhan akan menyebabkan tumbuhan tersebut memproduksi oksigen. Apabila tumbuhan terhalang melakukan fotosintesis, hal ini akan menyebabkan air mendapatkan oksigen yang hanya sedikit.
2.         Mematikan binatang-binatang yang ada di air
Masih dalam kaitan dampak pencemaran air yang menurunkan jumlah oksigen, dampak ini akan diikuti oleh matinya binatang- binatang air. Hal ini karena binatang air bernafas menggunakan oksigen. Ketika jumlah oksigen yang tersedia di dalam air menurun, otomatis binatang akan kesulitan untuk bernafas. Hal ini akan berakibat matinya binatang-binatang air karena tidak meperoleh oksigen untuk bernafas.
3.         Meningkatkan kecepatan reaksi kimia
Air yang tercemar adalah air yang telah mengandung aneka bahan polutan. Banyak jenis polutan yang merupakan bahan- bahan kimia. Ketika air banyak mengandung bahan kimia, hal ini akan meningkatkan kecepatan reaksi kimia yang terjadi di dalam air.
4.         Mengganggu kehidupan binatang dan tumbuhan
Air yang tercemar jelas akan mengganggu kehidupan semua makhluk hidup, baik yang berada di darat (baca: ekosistem darat) maupun di air (baca: ekosistem air), baik berpa manusia, binatang, maupun tumbuh- tumbuhan. Air yang tercemar akan diminum pleh makhluk hidup yang tinggal di daratan. Hal ini akan menyebabkan berbagai polutan masuk ke dalam perut sehingga menimbulkan rasa sakit. Dan untuk binatang serta tumbuhan air, jelas akan terganggu karena air merupakan habitat dari tumbuhan dan bintang air tersebut.
5.         Memgganggu kesuburan tanah
Air yang tercemar jelas akan mengganggu kesuburan tanah. Hal ini karena air akan meresap ke tanah yang ada di sebelah kanan atau kiri. Hal ini berakibat tanah tersebut ikut mengandung berbagai zat polutan. Jika tanah telah tercemar zat polutan, otomatis tanah tersebut tidaklah subur.
6.         Mengganggu produksivitas tumbuhanMasih serangkaian dengan dampak pencemaran air yang mengganggu kesuburan tanah, hal ini akan otomatis menggnggu produktivitas tumbuhan. Bagaimanapun tumbuhan hidup di atas tanah. Ketika tanah yang mereka tempati tidak subur lagi, dan justru terkontaminasi zat polutan, maka tumbuhan tidak akan produktif lagi. Justru hal ini akan meberikan dampak berupa matinya tumbuh- tumbuhan yang berada di sekitar yang tercemar tersebut.


Gambar Dampak Pencemaran Air

E.       Penanggulangan Pencemaran Air                                                              

Supaya tidak berlarut-larut, air yang tercemar harus segera diatasi dengan cara yang paling tepat. Berikut cara penanggulangan pencemaran air yang paling baik :
1.              Industri atau pabrik sebaiknya berlokasi di tempat yang jauh dari pemukiman padat penduduk. Tujuannya untuk mencegah lingkungan air, lingkungan darat dan lingkungan udaranya tercemari.
2.              Zat-zat kimia dan pestisida harus mendapatkan pengawasan yang ekstra, jangan sampai penggunaannya di luar batas kewajaran, digunakan tidak semestinya. Karena kalau sampai berlebihan pemakaiannya akan menyebabkan predatornya banyak yang mati. Jika sudah demikian hama akan bertambah banyak.
3.              Buanglah selalu sampah pada tempatnya. Sangat dianjurkan untuk mengelola sampah dengan cara yang baik. Harus dipisahkan mana sampah organik dan mana yang sampah bukan organik. Dengan begini pencemaran air bisa dicegah, dapat ditanggulangi.
4.              Terus-menerus dilakukan upaya untuk mereboisasi hutan. Tujuannya supaya air dapat selalu terjaga keseimbangannya dengan baik. Hutan-hutan yang gundul ditanami lagi. Kalau tanamannya sudah tumbuh menjadi pohon yang lebat lagi, memiliki manfaat yang besar sekali mengikat air di dalam tanah. Dengan demikian air yang ada di dalam tanah bisa selalu terjaga keseimbangannya.
5.              Menanggulangi pencemaran air juga bisa datang dari diri kita sendiri, Contohnya dengan sebisa mungkin mendaur ulang sampah. Sampah dan botol yang terbuat dari plastik didaur ulang menjadi bahan-bahan yang berguna, misalnya dijadikan dompet, tas, sandal dan berbagai produk yang lain.
6.              Kesadaran yang terus ditumbuhkan dalam diri kita untuk lebih mencintai lingkungan, menjaga kelestarian lingkungan, sumber daya alam, dalam hal ini air dengan lebih baik dari sebelumnya juga bisa mencegah bahkan menanggulangi pencemaran air.

oooOOOooo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pidato Bahasa Inggris tentang Islam sebagai Agama Rahmatan Lil 'Alamiin

Pidato Bahasa Inggris tentang Islam sebagai Agama Rahmatan Lil 'Alamiin Assalamu’alaikum wr.wb             (Ta’awudz, Basmalah, Alhamdulillah ….. Ammaba’du) Firstly let’s say Alhamdulillah to our god A llah SWT who has giving us some mercies and blessings, so we can attend in this happy place without any troubles and obstacles. Secondly, sholawat and pray always be given to our prophet M uhammad saw who has guided us from the darkness to the lightness. From the stupidity to the cleverness namely I slam. The honourable J uries The honourable Commitee of this event The honourable T eachers and all beloved friends and e specially all participants . Thank you for the time and chance given to me. Today, I would like to deliver my speech about  " Islam as Rahmatan lil’alamin Religion ” Ladies and gentlement Islam is religion which bring God’s mercies and prosperous for universe, include animals, plan...

Surat Pernyatan PPDB

Berdasarkan kebijakan terbaru dalam rangka Penerimaan Peserta Didik Baru di SMK Negeri saat ini mewajibkan calon peserta didik untuk melampirkan surat pernyataan. Berikut mimin share contohnya, semoga bermanfaat.... SURAT PERNYATAAN Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama                            : ............................ N I S N                        : ............................ Alamat                        : Jalan.  ............................ RT.  ....................  RW.  ................ ,   Kelurahan/ Desa  ............................ , Kecamatan  ............................ , Kab/Kota ...

Teks Eksplanasi

TEKS EKSPLANASI   Kompetensi Dasar : 3.9     Mengidentifikasi informasi dari teks ekplanasi berupa paparan kejadian suatu fenomena alam yang diperdengarkan atau dibaca dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan isi secara tertulis. 4.9    Meringkas   isi   teks eksplanasi yang berupa proses terjadinya suatu fenomena dari   beragam   sumber yang didengar   dan dibaca . 3.10 Menelaah Teks Eksplanasi berupa paparan,kejadian suatu f enomena alam yang diperdengarkan atau dibaca. 4.10   Menyajikan infomasi dan data dalam bentuk Teks  Eksplanasi proses terjadinya suatu fenomena secara lisan dan tulis dengan memperhatikan stru k tur, unsur kebahasaan , atau aspek lisan.   A.   T UJUAN PEMBELAJARAN: 1.       Siswa mampu mengidentifikasi informasi dari teks ekplanasi berupa paparan kejadian suatu fenomena alam yang diperdengarkan atau dibaca dengan memperhatikan struktur...