Ada banyak sekali benda-benda langit ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, dari yang bisa dilihat oleh mata telanjang maupun yang membutuhkan media bantu. Berikut, mimin bagikan uraian singkat tentang beberapa benda-benda langit yang bisa menambah wawasan dan pengetahuan kita. Selamat membaca...
Bintang
Bintang adalah benda langit yang memancarkan cahaya , Bintang terdekat dengan bumi yaitu matahari dengan jarak 149,680,000 km. Terdapat bintang semu dan bintang nyata. Bintang semu merupakan bintang yang tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang diterima dari bintang lain.
Bintang nyata merupakan bintang yang menghasilkan cahaya sendiri
melalui proses fusi nuklir. Kebanyakan bintang berumur antara 1-10 miliar
tahun, namun bintang ada kemungkinan berumur mendekati 13,8 miliar tahun,
bintang tertua yang ditemukan hingga saat ini adalah HE 1523-0901 diperkirakan
berumur 13,2 miliar tahun. Jika semakin tinggi masa sebuah bintang, maka
semakin pendek umurnya.
Asteroid
Asteroid merupakan sebuah benda langit yang berukuran lebih
kecil dari pada planet, namun lebih besar lebih besar dari pada meteorid.
Asteroid disebut juga planetoid atau planet minor. Dari sekian banyaknya
ratusan ribu asteroid di dalam tata surya, dapat ditemukan penemuan baru ini
rata-rata sebanyak 5000 buah per bulannya, dari 339.376 asteroid 13.350
memiliki nama resmi.
Diameter asteroid diperkirakan sekitar lebih dari 1 km dalam
sistem tata surya berjumlah 1.1 hingga 1.9 juta. Asteroid terluas adalah 1.
Ceres berdiameter 900-1000 km, 2. pallas berdiameter 500 km. Masa asteroid
sabuk utama diperkirakan 3.0-3.6 x 10 pangkat 21 kg atau kurang lebih 4% dari
masa bulan.
Komet
Komet merupakan benda langit yang mengelilingi matahari dengan
garis edar yang berbentuk lonjong atau parabolis dan bisa juga berbentuk
hiperbolis. Kata komet berasal dari bahasa yunani yang mempunyai arti rambut
panjang. Istilah lainnya yaitu bintang berekor , Namun itu adalah istilah yang
salah, karena komet tidak termasuk bintang.
Material komet terbentuk dari es dan debu. Komet tersusun dari
kumpulan debu dan gas yang membeku ketika berada jauh dari matahari. Pada saat
mendekati matahari, sebagian bahan penyusun komet menguap membentuk kepala gas
dan ekor. Komet juga mengelilingi matahari sehingga termasuk golongan dalam
sistem tata surya. Contoh komet adalah komet halley, komet ini muncul di bumi
setiap 76 tahun sekali.
Nebula
Nebula ialah awan antar bintang yang
terdiri dari gas,debu, dan plasma. dapat disebut juga sebagai tempat kelahiran
bintang- bintang. Nebula terbentuk ketika awan molekul yang sangat luas runtuh
dibawah gaya gravitasinya sendiri.
Pada Umumnya seringkali disebabkan oleh
pengaruh ledakan supernova yang ada di dekatnya. Bintang yang baru terbentuk
mengionisasi gas yang ada di sekitarnya dapat menciptakan nebula emisi. Nebula yang lain terbentuk oleh kematian bintang.
sebuah bintang yang sedang mengalami transisi ke tahap katai putih menghembuskan bagian terluarnya untuk membentuk planetary nebula. Nova dan supernova bisa juga menciptakan nebula yang dikenal sebagai nova remnant dan supernova remnant.
Galaksi
Galaksi merupakan sebuah sistem masif
yang ada keterikatan dengan gaya gravitasi yang terdiri atas bintang, gas dan
debu medium antarbintang dan materi gelap. Secara historis galaksi dikelompokan
berdasarkan bentuk terlihatnya atau biasa disebut morfologi visualnya. Bentuk
yang umum yaitu galaksi eliptis yang mempunyai profil cahaya berbentuk elips.
Galaksi spiral merupakan galaksi
berbentuk cakram dengan lengan galaksi yang melengkung dan berisi debu. sebagai
contoh galaksi bimasakti adalah galaksi spiral. Galaksi Bima Sakti / Milky Way
/ Via Lactea / Galaxias ialah galaksi spiral yang sangat besar.
Galaksi ini termasuk dalam tipe Hubble
SBbc dengan total masa sekitar 10 pangkat 12 massa matahari, yang mempunyai
200-400 miliar bintang, dengan ketebalan 1.000 tahun cahaya
(95.000.000.000.000.000 km), berdiameter 100.000 tahun, cahaya
(950.000.000.000.000.000 km) dan . jarak antara matahari dan pusat galaksi
diperkirakan 27.700 tahun cahaya.
Satelit
Alami
Satelit alami ialah benda-benda luar angkasa bukan buatan
manusia yang mengorbit sebuah pelanet, contohnya seperti bulan adalah satelit
alami bumi. Sebenarnya tanpa kita sadari terminologi ini berlaku juga bagi
planet yang mengelilingi sebuah bintang, atau bahkan sebuah bintang yang
mengelilingi pusat galaksi, namun pengertian semacam ini jarang kita gunakan
bahkan jarang kita dengar. Karena bumi sendiri sebenarnya merupakan satelit
alami matahari.
Dalam tata surya Terdapat 137 satelit alami
dengan berbagai ukuran yang mengorbit 6 planet, dan diantara 137 satelit alami
ini, ada 22 satelit diketahui memiliki masa yang cukup besar, sehingga bisa
runtuh membentuk benda bundar melalui gravitasinya sendiri. Satelit alami
terbesar yang pernah ditemukan manusia adalah : Ganymade (jupiter), Callisto
(jupiter),Titan (saturnus), bulan (bumi), dan lo (jupiter).
Meteorid
Meteoroid merupakan benda-benda langit
yang mempunyai ukuran kecil di tata surya, yang ukurannya lebih kecil
dibandingkan dengan asteroid, tetapi lebih besar daripada sebuah tom atau
molekul. Persatuan astronomi internasional melakukan sidang umum IX pada tahun
1961 yang mengatakan definisi meteorid sebagai berikut :
Sebuah benda padat yang berada atau
bergerak dalam ruang anata rplanet, dengan ukuran lebih kecil daripada asteroid
dan lebih besar daripada sebuah atom atau molekul.
Meteorid merupakan meteor yang sudah
masuk dan mencapai permukaan bumi, sedangkan yang masuk ke atmosfer bumi
disebut meteor.
Klust
Kluster merupakan gabungan-gabungan dari galaksi yang membentuk
suatu sistem tersendiri dalam sebuah kluster, biasanya terdapat 10-15 galaksi.
Gravitasi yang ada di kluster berawal dari gaya gravitasi bersama
galaksi-galaksi. kluster membentuk gugusan-gugusam yang lebih besar bernama
super kluster.
Debu
Antariksa
Debu antariksa atau debu kosmik ialah debu-debu atau pun pasir
yang ada di antariksa. Yang terbentuk dari sampah-sampah antariksa atau ruang
angkasa, seperti satelit-satelit dan benda-benda angkasa lainnya yang hancur.
Komentar
Posting Komentar