Langsung ke konten utama

PERJUANGAN PARA TOKOH DI MASA KERAJAAN HINDU BUDHA DAN ISLAM DAN PENINGGALANNYA

 

PERJUANGAN PARA TOKOH DI MASA KERAJAAN HINDU BUDHA DAN ISLAM DAN PENINGGALANNYA

 

 

TOKOH-TOKOH MASA HINDU-BUDDHA

 

Dilansir dari buku Budaya Indonesia: Kajian Arkeologi, Seni, dan Sejarah (2006) karya Edi Sedyawati, pada masa Hindu-Buddha tentu meninggalkan beberapa bukti sejarah, salah satunya bangunan di tanah air.Candi menjadi salah satu peninggalan sejarah dari jejak Hindu-Buddha di Indonesa. Pada zaman ini terdapat beberapa tokoh sejarahnya, di antaranya

Raja Mulawarman

Raja Mulawarman adalah anak Aswawarman dan cucu kudungga. Nama Mulawarman cukup kental dengan pengaruh bahasa Sansekerta. Raja Mulawarman merupakan raja dari kerajaan Hindu pertama di Indonesia, Kerajaan Kutai.Selama masa pemerintahannya, rakyat Kerajaan Kutai hidup makmur dan sejahtera. Dirinya merupakan raja yang taat dengan agamanya, yaitu Hindu. Raja Mulawarman menyembah Dewa Siwa

 Sifat raja mulawarman

1 raja yang adil dan bijaksana

2 taat menjalankan ajaran agama Hindu serta mencintai rakyatnya

3 dermawan

4 rendah hati

5 mementingkan kepentingan rakyat


Peninggalan

Yupa

Prasasti Yupa merupakan bukti tertua Kerajaan Kutai dan bukti sejarah Kerajaan Hindu di Kalimantan. Jumlah prasasti Yupa yang masih dapat dilihat hingga kini yaitu 7 prasasti yupa. Yupa adalah pilar batu yang digunakan untuk mengikat hewan atau manusia yang dijadikan tumbal bagi para Dewa dan di pilar batu ada prasasti yang diukir. Prasasti tersebut ditulis menggunakan huruf Sansekerta atau Pallawa tapi tidak ada tahun pasti  prasasti tersebut dibuat.

Isi prasasti yupa mengenai kehidupan politik. Dalam prasasti pertama bercerita tentang raja pertama kutai yaitu Raja Kudungga yang merupakan nama asli orang Indonesia dan menunjukkan bahwa dia bukan pendiri kerajaan. Selain itu, dalam yupa tercantum masa pemerintahan Asmawarman, ada upacara Aswamedha yaitu upacara pelepasan kuda untuk menentukan batas wilayah kerajaan. Kudungga memiliki seorang putra terkenal bernama Aswawarman dan dia memiliki 3 putra terkenal seperti tiga api suci.

Dari ketiga putra tersebut, Mulawarman menjadi anak yang paling terkenal karena dia sangat ketat, kuat dan sabar serta mahar bagi raja untuk mempersembahkan kurban Bahu Suwarnakam. Pada masa pemerintahan Mulawarman, Kerajaan Kutai mencapai masa kejayaannya dan setelah masa pemerintahannya, tidak diketahui siapa saja raja yang memerintah karena sumber daya sejarah yang sangat terbatas. Mulawarman diabadikan di salah satu Yupa karena kedermawanannya yang murah hati dengan menawarkan 20 ribu ekor sapi kepada para Brahmana dan ia dikatakan sebagai cucu Kudungga atau putra Aswawarman, yang keduanya juga dipengaruhi oleh budaya India.

 

Raja Punawarman

Raja Punawarman merupakan salah satu raja yang terkenal dari Kerajaan Tarumanegara. Dirinya terkenal sebagai raja yang bijaksana. Disamping pemerintahan yang baik, Punawarman memeluk agama Hindu dan taat menyembah Dewa Wisnu.


Peninggalan

Prasasti Ciaruteun/Prasasti Gajah/Prasasti Ciampea

Telapak kaki Raja Purnawarman disetarakan dengan telapak kaki Dewa Wisnu. Ini sebagai lambang kekuasaan Raja Purnawarman.

 

 Tokoh-tokoh masa Islam

Berkembangnya Islam di Indonesia tentu berkat jasa-jasa tokoh sejarah yang berjuang keras. Selain Wali Songo, terdapat beberapa tokoh dari kerajaan-kerajaan Islam yang juga turut andil, yaitu:

Sultan Iskandar Muda

Sultan Iskandar Muda memerintah Kerajaan Aceh pada 1607-1636. Pada masa itu, Kerajaan Aceh mencapai puncak masa kejayaan dan memiliki wilayah kekuasaan hingga ke Semanjung Malaya.

Sejak kecil, Sultan Iskandar Muda didik orangtuanya dengan pengetahuan agama dan kepemimpinan yang sangat kental. Tata pemerintahan masyarakat Aceh yang dikembangkan oleh Sultan Iskandar Muda masih berlaku hingga sekarang.

Sultan Iskandar Muda dikenal sebagai pemimpin yang taat beragam adab selalu memikirkan rakyatnya. Beliau wafat pada tahun 1636, karena sakit yang diderita.

 

Peninggalan

Masjid Raya Baiturrahman

Peninggalan Kerajaan Aceh yang pertama serta yang paling terkenal yaitu Masjid Raya Baiturrahman. Masjid yang dibangun Sultan Iskandar Muda pada sekitar tahun 1612Masehi ini terletak di pusat Kota Banda Aceh. Ketika agresi militer Belanda II, masjid ini pernah dibakar. Tetapi pada selang 4 tahun setelahnya, Belanda membangunnya kembali untuk meredam amarah rakyat Aceh yang akan berperang merebut syahid. Ketika bencana Tsunami menimpa Aceh pada 2004 lalu, masjid peninggalan sejarah Islam di Indonesia satu ini jadi pelindung untuk sebagian masyarakat Aceh.


Sultan Agung Hanyokrokusumo

Sultan Agung Hanyokrokusumo adalah raja Kerajaan Mataram, yang lahir di Yogyakarta pada tahun 1591. Kebenciannya dengan Belanda membuat dirinya mengerahkan tentara Mataram untuk menyerang Batavia.

Meski gagal karena persenjataan tidak lengkap, Sultan Agung tidak menyerah begitu saja. Beliau meninggal pada tahun 1645.


Sultan Ageng Tirtayasa

Sultan Ageng Tirtayasa dikahirkan di Banten pada tahun 1631. Pada tahun 1655, dua buah kapal dagang belanda berhasil dirusak oleh rakyat Banten berkat pimpinannya.

Akibat hal tersebut, Belanda mulai menjalankan politik adu domba. Sehingga pada tahun 1680 terjadi perang antara Sultan Ageng Tietayasa dengan Belanda. Kemudian tahun 1683, beliau tertangkap dan dipenjara di Jakarta.

Tahun 1692, Sultan Agung Tirtayasa meninggal dunia dalam penjara dan dimakamkan di dekat Masjid Agung Banten.

 

Masjid Pathok Negara Sulthoni Plosokuning

Masjid ini berada di Desa Minomartani, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Bangunan Masjid Pathok Negara Plosokuning memiliki luas bangunan sekitar 228 meter persegi dan berdiri setelah Masjid Agung Yogyakarta pada 1724.

Pendirinya adalah Kiai Mursodo yang merupakan keponakan Sri Sultan HB I.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pidato Bahasa Inggris tentang Islam sebagai Agama Rahmatan Lil 'Alamiin

Pidato Bahasa Inggris tentang Islam sebagai Agama Rahmatan Lil 'Alamiin Assalamu’alaikum wr.wb             (Ta’awudz, Basmalah, Alhamdulillah ….. Ammaba’du) Firstly let’s say Alhamdulillah to our god A llah SWT who has giving us some mercies and blessings, so we can attend in this happy place without any troubles and obstacles. Secondly, sholawat and pray always be given to our prophet M uhammad saw who has guided us from the darkness to the lightness. From the stupidity to the cleverness namely I slam. The honourable J uries The honourable Commitee of this event The honourable T eachers and all beloved friends and e specially all participants . Thank you for the time and chance given to me. Today, I would like to deliver my speech about  " Islam as Rahmatan lil’alamin Religion ” Ladies and gentlement Islam is religion which bring God’s mercies and prosperous for universe, include animals, plan...

Surat Pernyatan PPDB

Berdasarkan kebijakan terbaru dalam rangka Penerimaan Peserta Didik Baru di SMK Negeri saat ini mewajibkan calon peserta didik untuk melampirkan surat pernyataan. Berikut mimin share contohnya, semoga bermanfaat.... SURAT PERNYATAAN Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama                            : ............................ N I S N                        : ............................ Alamat                        : Jalan.  ............................ RT.  ....................  RW.  ................ ,   Kelurahan/ Desa  ............................ , Kecamatan  ............................ , Kab/Kota ...

Teks Eksplanasi

TEKS EKSPLANASI   Kompetensi Dasar : 3.9     Mengidentifikasi informasi dari teks ekplanasi berupa paparan kejadian suatu fenomena alam yang diperdengarkan atau dibaca dengan memperhatikan struktur, unsur kebahasaan, dan isi secara tertulis. 4.9    Meringkas   isi   teks eksplanasi yang berupa proses terjadinya suatu fenomena dari   beragam   sumber yang didengar   dan dibaca . 3.10 Menelaah Teks Eksplanasi berupa paparan,kejadian suatu f enomena alam yang diperdengarkan atau dibaca. 4.10   Menyajikan infomasi dan data dalam bentuk Teks  Eksplanasi proses terjadinya suatu fenomena secara lisan dan tulis dengan memperhatikan stru k tur, unsur kebahasaan , atau aspek lisan.   A.   T UJUAN PEMBELAJARAN: 1.       Siswa mampu mengidentifikasi informasi dari teks ekplanasi berupa paparan kejadian suatu fenomena alam yang diperdengarkan atau dibaca dengan memperhatikan struktur...