Urutan Lapisan Matahari Beserta Penjelasan dan Gambarnya
Setiap saat matahari selalu kehilangan massa
sebesar 40 juta ton. Menurut kepercayaan yang ada, pembentukan matahari terjadi
sejak 4,6 miliar tahun lalu. Matahari memiliki massa padat sekitar 1,41 yang
berbanding dengan massa airnya. Matahari memiliki tenaga untuk sampai ke
permukaan Bumi yang jumlahnya 1.370 watt/m² setiap saat dan biasanya dikenal
dengan nama konstan surya. Matahari juga dikenal sebagai bintang generasi kedua
yang bertugas sebagai pusat Tata Surya. Matahari memiliki material yang
pembentukannya berasal dari bintang generasi pertama yang meledak. Hal ini
merupakan kepercayaan dari para ilmuan bahwa pembentukan alam semesta tersebut
berasal dari big bang yang meledak sekitar 14.000 juta tahun lalu
1.
Lapisan Fotosfer
Struktur
lapisan Matahari yang pertama ialah lapisan fotosfer. Lapisan ini berada di
bagian Matahari paling luar. Fotosfer dapat disebut sebagai lapisan cahaya.
Lapisan fotosfer ialah bagian permukaan matahari yang tidak begitu jelas
batasnya dan terdiri dari bola gas dengan tebal 350 km sehingga sangat besar.
Bentuk fotosfer tersebut mirip dengan piringan yang berwarna emas. Cahaya yang
dipancarkan oleh lapisan fotosfer tergolong paling kuat dibandingkan lapisan
lainnya dalam Matahari. Untuk itulah nama lain lapisan ini ialah lapisan
cahaya. Lapisan fotosfer memancarkan cahaya ke Bumi yang kuat dan biasanya
disebut sebagai cahaya matahari. Lapisan ini tidak hanya berupa sinar atau
cahaya saja, tetapi juga berupa energi panas yang dipancarkan bersamaan dengan
cahaya atau sinar tadi.
2.
Lapisan Kromosfer
Urutan
lapisan Matahari selanjutnyaa ialah lapisan kromosfer. Lapisan kromosfer ialah
jenis lapisan yang letaknya di atas fotosfer. Kromosfer dapat disebut sebagai
atmosfer dari Matahari itu sendiri. Nah letak lapisan kromosfer dalam atmosfer
Matahari berada di bagian paling bawah. Ketebalan lapisan kromosfer sekitar
16.000 km sehingga lebih tebal dibandingkan lapisan fotosfer. Dalam lapisan
kromosfer terdapat beberapa partikel di dalamnya seperti neutron, proton dan
elektron. Selain itu lapisan ini memiliki suhu rata rata sekitar 6.000 - 20.000
Kelvin. Kromosfer akan memiliki suhu semakin panas jika letaknya semakin
dalam.
3.
Korona
Urutan
lapisan Matahari selanjutnya ialah lapisan korona. Lapisan korona adalah
susunan lapisan matahari terluar. Lapisan ini pada dasarnya dapat dibagi
menjadi dua kategori yaitu lapisan kromosfer dan lapisan fotosfer. Lapisan
korona mengandung gas di dalamnya, walapupun sangat tipis dan sedikit yang
dimilikinya. Korona sendiri memiliki bentuk yang setiap waktu dapat berubah
karena berupa gas tipis. Akan tetapi lapisan ini tergolong sangat sulit dalam
menentukan batas batasnya. Korona pada dasarnya mengelilingi Matahari dan
terlihat berwarna putih cemerlang. Akan tetapi warna korona dapat berubah
menjadi keabu abuan ketika terjadi gerhana Matahari total.
4.
Lapisan Inti
Urutan
lapisan Matahari selanjutnya ialah lapisan inti. Lapisan inti adalah lapisan
Matahari yang paling dalam. Untuk itulah suhu yang dimiliki oleh lapisan ini
tergolong paling tinggi dibandingkan lapisan lainnya. Suhu yang dimiliki oleh
lapisan inti mencapai 15.000.000 Kelvin. Disisi lain lapisan ini melakukan
reaksi fusi karena suhu yang dimiliki cukup tinggi. Terjadinya reaksi fusi
disebabkan karena adanya muatan muatan di dalamnya seperti neutron, proton dan
elektron. Di bagian inti ini terbentuk sebuah tekanan yang menarik semua materi
karena adanya gaya gravitasi. Reaksi termonuklir atau reaksi fusi menghasilkan
energi yang disebabkan oleh terpancarnya radiasi keluar. Diameter inti matahari
mencapai 386.160 km.

Komentar
Posting Komentar